Chat Me

Wednesday, September 14, 2016

Moto GP - Rossi Bahagia Bisa Finis Di Depan Marquez

Moto GP - Rossi Bahagia Bisa Finis Di Depan Marquez, Valentino Rossi mengaku sedikit kecewa tak bisa meraih kemenangan dalam balapan kandangnya di Misano, meski tetap senang bisa finis di depan Marc Marquez. Rossi sempat memimpin balapan MotoGP San Marino, Minggu (11/9/2016) malam WIB, walaupun pada akhirnya rider Repsol Honda itu harus puas finis pada posisi kedua di belakang Dani Pedrosa yang merupakan rekan setim Marquez di Repsol Honda.


Dengan Marquez akhirnya finis keempat di belakang Jorge Lorenzo, Rossi pun memperpendek jaraknya dengan pemuncak klasemen sementara itu. Rossi kini menempati posisi dua papan klasemen dengan terpaut 43 angka dari Marquez. Masih terlalu jauh, 43 poin dengan lima balapan tersisa masih merupakan jarak yang jauh, tapi selalu menyenangkan bisa finis di depan Marquez karena ia amat tangguh, sangat cepat, dan bisa mengalahkannya dalam balapan berarti Anda sudah membalap dengan bagus, kata Rossi.

Rossi mengaku sebenarnya amat berhasrat memuaskan para suporternya di Misano dengan kemenangan. Meski gagal, dan sedikit kecewa, hasil dalam balapan tersebut tetap dinilainya bagus. Jika saya tidak sedang di Misano sudah pasti saya akan merasa amat gembira, mengingat hari ini penting sekali untuk bisa melintasi garis finis paling dulu. Tapi saya tak bisa melakukannya, walaupun ini tetap akhir pekan dan hasil balapan yang bagus, ujarnya. 

Pekan seperti ini senantiasa amat penuh tuntutan, sangat sulit, dan kami harus mengorganisir lebih baik daripada balapan di tempat lain karena segalanya jadi lebih sulit. Akan tetapi, segalanya terbayar saat Anda berada di pit lalu di garis start sebelum balapan dan melihat kerumunan orang--itu merupakan perasaan luar biasa yang juga sulit digambarkan, sebut Rossi.


Posted By

Thursday, September 8, 2016

Berita Terkini - Mario Teguh Tega Memutuskan Hubungan Dengan Anak




Berita Terkini - Mario Teguh Tega Memutuskan Hubungan Dengan Anak

Berita Terkini - Mario Teguh Tega Memutuskan Hubungan Dengan Anak , - Selama puluhan tahun, Mario Teguh yang selama ini dikenal sebagai motivator handal ternyata tega memutuskan hubungan dengan anaknya sendiri. Mario disebut tak mau mengakui putranya yang bernama Ario Kiswinar, dan malah meminta putranya tak usah mencari dirinya lagi. Hal ini berawal dari berbagai postingan yang viral di sosial media. Kabar lawas bahwa Mario Teguh pernah menikah, bercerai, dan sudah punya anak sebelum dengan Linna Teguh mencuat lagi. Hal ini lantas dibahas oleh Deddy Corbuzier dalam acara yang dibawakannya yaitu Hitam Putih.
Ario Kiswinar sempat menunjukkan bukti valid, seperti akta kelahiran yang isinya menunjukkan ia adalah putra kandung Mario Teguh. Ia juga bercerita sudah 13 tahun tak bertemu dengan sang ayah. Bahkan pertemuan terakhir Kiswinar dengan Mario Teguh cukup menyakitkan. Ketemu terakhir 13 tahun lalu. Sempat setelah perceraian (ayah dan ibu) ketemu, lalu hilang. Kira-kira umur 12 tahun ketemu sekali, umur 17 tahun ketemu lagi dan itu pertemuan terakhir, ungkap Kiswinar di acara Hitam Putih.
Meski kata-katanya sangat bijak, Mario Teguh ternyata malah melepas tanggung jawab kepada putranya. Tak ada nafkah yang diberikan seperti seharusnya kewajiban ayah. Bahkan ketika anaknya perlu biaya untuk melanjutkan kuliah, Mario Teguh bertindak dingin. Waktu itu ketemu karena. Selama ini kan memang beliau tidak menyantuni. Intinya sebagai anak, peranan sebagai ayah (seharusnya) dikasih lah (butuh biaya untuk kuliah), tuturnya.
Sayangnya harapan Kiswinar yang kala itu masih remaja untuk mendapatkan support dari ayahnya kandas. "Nggak (dikasih)," ujarnya yang sempat membuat Deddy Corbuzier terkejut. Putra pertama Mario Teguh tersebut pun lantas melanjutkan ceritanya. Meski akhirnya mau menemui Kiswinar lagi, Mario Teguh hanya memberikan harapan palsu dan kemudian mengakhiri hubungan.
Iya (ketemu), terus habis itu ketemu kali kedua intinya selalu diarahkan, seperti gampang lah. Kita ketemu kali kedua, kayaknya beda beberapa hari lah, udah ketemu tanpa kejelasan. Terus besoknya nelepon mengatakan, 'Nggak usah cari Papa!', tuturnya.
Pernyataan Kiswinar dibuat dengan penuh kepedihan dan ia sempat bertanya-tanya alasan kenapa sang ayah tak mau menemuinya. Setelah pertemuan di usia 17 tahun tersebut, hingga usianya 30 tahun Kiswinar tak pernah bertemu Mario Teguh kembali.  Yup, itu faktanya! 'Nggak usah cari Papa, kita nggak usah ketemu dulu'. Until today, that's the fact! 'Don't find me!' really, I still remember it, ungkap Kizwinar teringat kenangan pahit diputus hubungan oleh ayahnya sendiri.

Posted By

Susan Huang